MANFAAT GERAKAN SHOLAT


1. Takbirotul Ikhrom

    # Makna :

     Pengawalan segala sesuatu, sebagai mana hidup dimulai kelahiran, sesuatu yang ada pasti ada awalnya. Dengan keimanan kita yakin dengan takbir kita mengembalikan kepada segala aktivitas kita adalah karena Allah. Takbiratul Ihram sebagai starting point sholat, simbol starting perjalan hidup. Bermakna penyerahan totalitas pada yang Maha Awal bahwa karenanya kita ada dan karenanya kita melakukan perjalan hidup

    # Postur :

       berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

    # Manfaat :

       Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung dibawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

2. Berdiri (Gerak Perjalan)

    # Berdiri:

   Berdiri lambang siap berjalan menjelajahi kehidupan, karena jika duduk dan berdiam kita tidak mungkin bisa berjalan. Tegak artinya kehidupan harus di tegakkan (di tumbuhkan) pada ruang waktu, iman harus ditegakkan, akhlak harus ditegakkan, amalan pribadi dan amalan sosial juga harus ditegakkan. Sebagaimana sabda Rasullullah Saw : “Sholat adalah tiang agama (agama didirikan/ditegakkan oleh sholat)”. Dalam tegak berdiri, posisi kepala tunduk, artinya dalam perjalanan hidup akan tunduk dan patuh pada segala hukum dan kehendak Allah. Kedua tangan mendekap ulu hati, simbol bahwa hati harus selalu dijaga kebersihanya dalam perjalanan hidup.

3. Ruku’ (Penghormatan)

    # Makna :

       Mengenal Allah melalui hasil ciptaannya. Dalam perjalanan hidup, pada ruang ciptaan Allah kita menemukan, menyaksikan macam hal : tanah, air, gunung, laut, hewan, sistem kehidupan, rantai makanan, rasa senang, rasa sedih, rasa marah, kelahiran, kematian, petengkaran, percintaan, ilmu alam, pikiran, manusia sekitar kita, Nabi, Rasul, dll. Ini merupakan bukti bahwa Allah itu ada sebagai Pencipta dari semua itu. Dan kita tahu apabila tanpa petunjuk para utusan Allah (Nabi dan Rasul) kita tidak akan tahu jika itu semua ciptaan Allah dan dengan utusannya, kita tahu tujuan hidup serta cara mengisi kehidupan ini agar selamat.

     # Postur :

        Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air diatas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

     # Manfaat :

        Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus veterbrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

4. I’tidal (Puja Puji kepada Allah)

   # Makna :

      Kemudian kita berdiri lagi untuk mengisi perjalanan hidup dengan penuh puja dan puji pada Allah serta penuh syukur setiap saat sehingga tercipta kepatuhan dan ketaatan. Dengan mengetahui hasil ciptaan Allah, maka akan tumbuh kekaguman dan kecintaan pada Allah sehingga tumbuh rasa cinta dan ikhlas atau dengan senang hati akan menjalani hidup ini sesuai kehendak Allah.

   # Postur :

      Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

   #  Manfaat :

       I’tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ pencernaan didalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergatian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud (Penyatuan diri kehendak Allah)

 5. Sujud (Penyatuan diri kehendak Allah)

     # Makna :

        Jika berdiri di analogika dengan perjalanin jasad, maka sujud dengan kaki dilipat, atau setengah berdiri adalah simbol dari perjalanan hati (rohani). Dengan sujud hati dan fikiran kita direndahkan serendahnya sebagai tanda ketundukan total pada atas segala kuasa dan kehendak Allah. Menyatukan kehendak Allah dengan kehendak kita. Sujud pertama merupakan penyatuan kehendak Allah dengan kehendak rohani/hati/jiwa kita. Diselangi permohonan pada duduk antara 2 sujud dengan doa : “Rabbighfirli (ampuni aku), warhamni (sayangi aku), wajburni (cukupkanlah kekuranganku), warfa’ni (tinggikan derajatku), warzuqni (berilah aku rezeki), wahdini (tunjukinlah aku), wa’fani (sehatkan aku), wa’fu’anni (maafkan aku). Sujud kedua merupakan pernyataan pengagungan Allah secara lebih personal antara makhluk dengan sang Pencipta, pernyataan ingin kembali pada sang Pencipta akhir dari perjalanan. Dan pada waktu itu juga, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa dalam sujud kita yang panjang.

     # Postur :

        Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

     # Manfaat :

         Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung diatas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa-gesa agar darah darah darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghidarkan gangguan wasir. Khusus wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

6. Duduk (diantara dua sujud)


    # Makna :

       Pengungkapan berbagai permohonan pada Allah untuk memberikan segala kebutuhan yang diperlukan dalam bekal perjalanan menuju pertemuan dengannya, butuh sumber dukungan hidup jasmani dan perlindungan jasmani rohani agar tetap pada jalan Allah.

    # Postur :

       Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (Tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

    # Manfaat :

       Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal pangkal paha yang tehubung dengan syaraf nervus ischiadius. Posisi ini ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebkan penderitaanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar postur ifri mencegah imptotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawaruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

7. Attahiyat (Pernyataan Ikrar)


     Tahap pemantapan, karena perjalanan hidup itu naik turun dan fitrah manusia tidak lepas dari sifat lupa, maka perlu pemantapan yang di refresh dan diulang untuk semakin kokoh, yaitu dengan ikrar syahadat, dengan simbol pengokohan ikrar melalui telunjuk tangan. Sebelum ikrar, memberikan penghormatan untuk para Utusan Allah dan Ruh hamba-hamba sholeh (Auliya) yang melalui merekalah kita mengenal Allah dan melalui ajarannya kita dibimbing ke jalannya, serta menjadikan mereka menjadi saksi atas ikrar kita. Sholawat  menjadi pernyataan ketersediaan mengikuti apa yang diajarkan Rasullullah Muhammad Saw, dan menempatkannya sebagai pimpinan dalam perjalanan kita. Salam penghormatan kepada Bapak para Nabi (Ibrahim) yang menjadi bapak induk ajaran Tauhid. Kemudian diakhir dengan permohonan doa dan permohonan perlindungan dari kejahatan tipuan Setan dan Jin agar kita dapat tetap istiqomah dan berhasil mencapai Allah.
Salam

    # Makna :

       Salam adalah ucapan yang mengakui adanya manusia lain yang sama-sama melakukan perjalanan dalam hidup ini (aspek kemasyarakatan). Menunjukan bahwa hidup ini tidak sendiri sehingga hendaknya menyebarkan salam dan berkah kepada sesama untuk saling bahu membahu menegaskan kehidupan yang harmonis (selaras) dan tegaknya kedamaian, kesejahteraan dan keselamatan di bumi. Salam adalah penutup sekaligus awal dari mulainya praktek aplikasi sholat dalam bentuk aktivitas kehidupan di lapangan hingga ke sholat berikutnya. Nah salam itu simbol dari putaran yang dimulai dari kanan ke kiri dengan poros badan. Jika dihubungkan dengan hukum kaidah tangan kanan berati arah energi ke atas, simbolisasi bahwa perjalan digantungkan pada Allah Swt (di atas) sebagai penjamin keselamatan dalam perjalanan.

    # Postur :

       Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

   # Manfaat :

      Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. Beribadah secara, continue bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.

1.1. Manfaat lain (awet muda)

       Pada dasarnya, seluruh gerakan shalat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenarasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senatiasa bugar. Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada ke A kencangan kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

1.2. Manfaat lain (Postur Tubuh)

      Gerakan-gerakan dalam shalat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah shalat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu,termasuk otot dada. Saat sujud, beban pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu didalamnya.

1.3. Manfaat lain (mudah persalinan)

       Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis.kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

1.4. Manfaat lain (Picu Kecerdasan)

       Gerakan sujud dalam shalat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya, mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada diatas kepala yang memungkinkan darah mengalir secara maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumaninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan. Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitiy,AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Comments